Smile

Follower List - Join my blog clik here

Saturday, 5 May 2012

Fatamorgana BERSIH



(Jawapan kepada puisi ‘Unggun BERSIH’, 
oleh, Sasterawan Negara A Samad Said)
Semakin lara kita didera bara-
kita laungkan juga suara merdeka:
Demokrasi sebenderang mentari
sinarnya menyerlahkan jatidiri.
Lama resahnya kita-demokrasi meluka;
lama duka kita-demokrasi mendera.
Demokrasi yang angkuh, kita cemuhi;
kesatuan ummah yang utuh, kita idami!
Seribu empat ratus tahun lalu Muhammad berseru:
(di Kota Cahaya tika terpercik api dari batu yang dipalu):
Tak perlu gempita sorak yang gebu menipu,
diperlu hanya bisikan dari syahadah yang syahdu.
Usah dinyala unggun menyihir itu;
kini masanya kembali ke Pangkal Restu.
Fikrul Mustanir
4 Julai 2011.
Nota: Untuk membaca puisi ‘Unggun BERSIH’, sila klik
http://samadsaid.wordpress.com/2011/06/26/unggun-bersih/

No comments:

Post a Comment